Liga Indonesia

Sebelas Terbaik (Best XI) Pekan Ketiga Liga 1 2023-2024 Versi Timnas.co

10246
(Best XI) Pekan Ketiga Liga 1

Dalam dua laga awal, penampilannya cukup solid meski tidak terlalu menonjol.

Dan pada pekan ketiga kemarin, pemain berusia 25 tahun ini berhasil mencetak gol pembuka bagi Persik Kediri dalam laga Derby Jatim kontra Arema FC.

Tidak ada kecanggungan Simen Lyngbo dalam menjaga areanya sambil sesekali melakukan overlap dari sisi kanan Persik Kediri.

BEK KIRI 

Witan Sulaeman (Persija Jakarta)

Sisi kiri pertahanan bukannya posisi utama Witan. Pemain asal Palu, Sulawesi Tengah ini sering beroperasi lebih ke depan.

Namun dalam posisi aslinya tersebut, Witan malah berada dalam bayang-bayang masa lalunya. Kemampuannya dia tinggalkan di Eropa.

Apalagi kini Persija telah mendapatkan Ryo Matsumura yang berposisi sama. Nama Witan semakin terpinggirkan.

Dan pada laga penutup pekan ketiga kontra Bhayangkara, kesempatan Witan bisa kembali menemukan kembali performanya kini terbuka lebar.

Masuk menggantikan Hansamu Yama yang cedera pada menit ke-28, Thomas Doll menggeser posisi Firza Andika sebagai bek tengah berduet dengan Ondrej Kudela. 

Semantara Witan ditempatkan sebagai bek kiri.

Hasilnya luar biasa. Witan solid dalam bertahan dan berhasil catatkan dua assist bagi Marko Simic dan Akbar Arjunsyah dalam kemenangan 4-1 Persija atas Bhayangkara.

GELANDANG

Fahreza Sudin (Persita Tangerang)

Nama Fahreza Sudin mungkin kurang begitu populer. Namun pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan ini mulai terdengar sewaktu membela tanah kelahirannya, Maluku Utara, dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019.

Fahreza Sudin bermain sangat apik pada laga pekan ketiga Persita dalam kunjungan ke Stadion Maguwoharjo saat bentrok dengan RANS Nusantara.

Pemain asal Ternate ini berhasil menunaikan tugasnya dengan baik dalam menjaga keseimbangan lini tengah dan membuat Mitsuru Maruoka kehilangan kendali di lini tengah RANS Nusantara.

Masih berusia 22 tahun, Fahreza Sudin bisa punya masa depan yang cerah jika terus bermain secara konsisten bersama Pendekar Cisadane.

Ze Valente (Persebaya Surabaya)

Persebaya memang gagal pulang membawa poin dalam lawatannya ke Semarang setelah harus menyerah kalah 0-2 dari tuan rumah PSIS Semarang.

Exit mobile version