Yang pertama dan cukup menyita perhatian adalah soal didepaknya Pedro Paulo dari Persik Kediri.
Padahal penyerang asal Brasil tersebut baru didatangkan pada jendela transfer musim ini.
Alasan yang diumumkan oleh manajemen Persik Kediri adalah, permainan Pedro Paulo tidak sesuai dengan skema pelatih Marcelo Rospide.
Ada juga yang menyebut sebenarnya Pedro Paulo mengalami cedera yang cukup serius. Dan Persik Kediri tidak mau menunggu lama hingga pemulihan selesai.
Kabarnya, Pedro Paulo akan membawa masalah ini ke FIFA. Namun belum jelas kelanjutannya bagaimana.
Persikabo 1973 juga secara mengejutkan mengumumkan telah melepas dua pemain yang baru direkrut pada jendela transfer musim ini.
Dua pemain tersebut adalah penyerang asal Brasil, Marcelo Barbosa, dan fullback Miftah Anwar Sani.
Marcelo Barbosa dikabarkan ada masalah kontrak dengan klub lamanya. Sementara soal Miftah Anwar Sani masih belum jelas.
Jika dilihat lagi, kasus-kasus yang terjadi adalah akibat manajemen klub di Indonesia sering kali asal comot pemain asing.
Entah terbuai brosur dari agen dan masih terlalu naif atau masa bodoh dengan masalah kontrak pemain.
Untuk cedera, memang sering tidak bisa dihindari. Tapi mencoret pemain yang sedang dalam masa pemulihan juga tampak tidak etis.






