Sayang keringat Bambang Pamungkas dkk mengering setelah kalah dari Arab Saudi dan Korea Selatan.
Masa Kelam Timnas Indonesia di Piala Asia
Indonesia harus absen dari Piala Asia 2011 yang digelar di Qatar. Kegagalan ini dipastikan setelah skuad Garuda dikalahkan Oman di babak kualifikasi Grup B.
Indonesia sebenarnya masih menyisakan satu pertandingan lagi. Namun,mustahil untuk mengejar Kuwait dan Australia yang berada di puncak klasemen grup dengan selisih empat poin dari Indonesia.
Kegagalan ini jadi yang pertama setelah sebelumnya skuad Garuda lolos dalam empat Piala Asia secara berturut-turut.
Berikutnya pada Piala Asia 2015 Indonesia juga kembali gagal setelah gugur di babak kualifikasi. Tergabung dalam Grup C mereka harus berhadapan dengan tim-tim raksasa seperti Arab Saudi, Irak, dan China. Benar saja, Indonesia cuma bisa merebut satu poin dari enam pertandingan.
Buruknya penampilan Indonesia di tahun itu tidak terlepas dari kepengurusan sepakbola tanah air yang cukup kacau. Pertama ada dualisme yang terjadi di dalam tubuh PSSI. Setelah itu ada perpisahan ISL dan IPL yang saling klaim sebagai kompetisi resmi di Indonesia.
Selanjutnya Indonesia lagi-lagi menuai kegagalan untuk melintas di Piala Asia 2019. mirisnya lagi mereka bahkan cuma bisa menonton negara-negara tetangga yang berjuang di babak kualifikasi.
Sebab saat itu Indonesia tidak diajak karena dicoret sejak awal babak kualifikasi. Pencoretan ini merupakan hukuman dari FIFA karena pemerintah Indonesia dianggap campur tangan terhadap PSSI.
Enggak cuma dibekukan dari kualifikasi Piala Asia, Indonesia juga dilarang mengikuti kualifikasi Piala Dunia 2018.
Beruntung satu tahun berikutnya Indonesia bisa terbebas dari sanksi tersebut setelahnya Indonesia terus berbenah. Mendatangkan pelatih top yang pernah membawa Timnas Spanyol Junior juara Piala Euro membuat filosofi sepakbola Indonesia atau filanesia serta menghidupkan kompetisi untuk berbagai kategori usia.
Dari sana Timnas Indonesia mulai menunjukkan perkembangannya. Terlebih saat Timnas ditangani pelatih anyar asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, yang berhasil membangunkan Indonesia dari tidur panjang.
