Timnas Indonesia

Tak Panggil Alumni Piala AFF 2020, Ini 3 Alasan Shin Tae-yong Ubah Wajah Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2022

159
Alumni Piala AFF 2020
Tiga alasan Shin Tae-yong tak panggil Alumni Piala AFF 2020. Foto: PSSI

Timnas.co – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak memakai jasa dan lebih memilih wajah-wajah baru untuk mengisi skuad Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2022.

Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong telah memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan persiapan .

Dari 28 pemain yang dipanggil ada 14 pemain yang berpotensi memainkan debutnya di turnamen dua tahunan ini.

Artinya, untuk skuad Indonesia tahun ini, Shin Tae-yong banyak memilih wajah baru ketimbang alumni Timnas Indonesia pada Piala AFF edisi sebelumnya.    

Benar saja, ada 16 pemain anggota skuad Timnas Indonesia di yang tidak dipanggil Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali. 

Berikut ini tiga alasan Shin Tae-yong tak memakai alumni Piala AFF 2020:

1. Mengalami penurunan performa

Alasan mengapa banyak pemain alumni Timnas Indonesia di Piala AFF edisi 2020 tidak dipanggil Shin Tae-yong ialah penurunan performa. Salah satunya ialah Evan Dimas.

Meskipun memiliki pengalaman di Piala AFF, Evan Dimas tidak masuk daftar pemain Timnas persiapan Piala AFF tahun ini.

Bersama Arema FC Evan Dimas tercatat baru bermain sebanyak 8 pertandingan dengan belum mencetak gol maupun assist.

Sudah begitu ia juga menjadi pemain yang sering diterpa cedera.

2. Datangnya bintang baru

Selain menurunnya performa Shin Tae-yong juga terpikat dengan beberapa wajah baru termasuk dua pemain naturalisasi, Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Selain itu Hansamu Yama akhirnya mendapat panggilan dari Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia. Pemanggilan ini tak lepas dari performa apiknya bersama Persija Jakarta.

Selain itu, Shin Tae-yong juga terpikat denga performa darah muda baru yakni Marcelino Ferdinand, Muhammad Ferarri, dan Dzaky Asraf.

Ketiga pemain Timnas Indonesia U-20 itu dinilai memiliki motivasi tinggi bersama Timnas Senior.

3. Agar taktik tidak dibaca lawan

Alasan terakhir mengapa Shin Tae-yong melakukan perombakan besar di skuad Timnas Indonesia yakni agar formasinya tidak mudah dibaca oleh calon lawan di Piala AFF 2022.

Contohnya Evan Dimas yang selalu menjadi cadangan saat Timnas Indonesia bersua Vietnam dan Singapura di semifinal Piala AFF tahun lalu.

Exit mobile version