Timnas Indonesia

4 Pemain Naturalisasi yang Diabaikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

11612
×

4 Pemain Naturalisasi yang Diabaikan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

Sebarkan artikel ini
Pemain naturalisasi yang diabaikan Shin Tae-yong, termasuk Ilija Spasojevic.
Instagram/@spasogol

Namanya dicoret dari daftar pemain yang menjalani TC di Turki sebagai persiapan turnamen akbar ini.

beralasan bahwa Lilipaly masih kurang dalam hal fisik, sehingga ia tidak mendapatkan panggilan.

“Lilipaly pemain yang sangat bagus di liga. Saya lihat juga performanya dia sangat bagus,” ucap Shin Tae-yong dikutip dari Instagram @bolalobfootball, Rabu (20/12).

“Beberapa tahn ini saya punya kesempatan ntuk lihat langsung dia. Namun, untuk Piala Asia ini kelihatannya sulit secara fisik. Kala melawan tim di atas kita, pasti akan sangat lelah,” imbuhnya.

3.

Nama selanjutnya adalah Ilija Spasojevic. Ia juga diabaikan Shin Tae-yong dan tidak masuk dalam daftar striker .

Spaso kalah bersaing dengan Dendy Sulistyawan, Dimas Drajad, serta striker muda seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, dan Rafael Struick.

Padahal berkaca dari performanya di Bali United, Spaso punya koleksi lima gol di Liga 1 Indonesia musim ini. Catatan itu lebih banyak dibanding Dendy dan Dimas.

Namun Shin Tae-yong sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa ia tidak memanggil striker 35 tahun ini karena alasan kebugaran.

“Memang Spasojevic mencetak banyak gol di Liga Indonesia. Namun, saat latihan, dia kelihatan sangat kelelahan untuk memainkan taktik yang saya inginkan,” ujar Shin Tae-yong Desember 2022 lalu.

4. Victor Igbonefo

Terakhir ada Victor Igbonefo yang tidak lagi masuk dalam daftar panggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia.

Bek Persib Bandung memang sempat menjadi andalan juru taktik asal Korea Selatan. Tercatat ia tampil 14 kali di bawah asuhan Shin Tae-yong.

Seiring hadirnya Jordi Amat dan Elkan Baggott, posisi Igbonefo tergusur dari Timnas Indonesia.

Terakhir kali dirinya mendapatkan panggilan bergabung ke tim Merah Putih ketika Piala AFF 2020. Setelah itu, namanya bak terlupakan.