TIMNAS.CO – Pada hari Sabtu (10/06/2023), Persija Jakarta melaksanakan pertandingan uji coba melawan Persipu FC di Nirwana Park, Bojongsari, Depok.
Dalam laga tersebut, tim Macan Kemayoran berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 8-0 tanpa balas.
Persija menurunkan tiga pemain barunya yaitu Akbar Arjunsyah, Rizky Ridho, dan Ryo Matsumura untuk mencoba bertanding secara langsung.
Sehubungan dengan hal tersebut, pelatih Persija Thomas Doll pun mengungkapkan bahwa ketiga pemain memiliki pergerakan yang baik.
“Para pemain baru akhirnya bermain dengan seragam Persija untuk pertama kalinya. Semua mempunyai pergerakan yang baik sehingga menjadi awal yang bagus,” kata Thomas.
Ia juga menyoroti chemistry yang terjalin antara Ridho dengan akbar, termasuk keunggulan dari pribadi masing-masing dua pemain tersebut.
Thomas mengungkapkan bahwa Akbar merupakan sosok yang sangat senang berduel dengan bola.
Sementara itu, Rizky Ridho sudah tidak perlu dijelaskan lagi kualitasnya, mengingat pemain tersebut sudah beberapa kali diundang oleh Timnas Indonesia.
“Chemistry Ridho dan Akbar cukup bagus. Walaupun bisa dilihat kami tidak dapat ancaman yang berbahaya dan serangan mereka kurang kuat. Tetapi bisa dilihat Akbar suka berduel dengan bola dan dia sangat kuat. Untuk Ridho, semua sudah tahu bagaimana kualitasnya. Saya yakin dia akan terus berkembang,” ucap Thomas.
Di sisi lain, pelatih Macan Kemayoran itu juga menyoroti peforma dari salah satu pemain asing Persija.
Ryo Matsumura diketahui sebagai sosok yang suka melakukan pergantian ritme permainan.
Ryo seringkali mencoba untuk masuk ke arah dalam dan merupakan pemain yang aktif meminta umpan satu dua.
Bahkan, Thomas menyadari bahwa pemain asal Jepang itu merupakan sosok yang memiliki target dalam permainannya.
Bahkan, permainannya tersebut juga bisa menggiring pemain lain untuk melakukan pergerakan yang bagus.
“Dia (Ryo Matsumura) suka mengganti ritme permainan. Dia selalu mencoba untuk masuk ke arah dalam dan aktif meminta umpan satu-dua. Saya melihat dia selalu punya target yang ingin dicapai, dia selalu mengarah ke arah gawang, kadang dia mengirim pemain lain untuk melakukannya, dan melakukan banyak pergerakan kecil yang cepat,” tutur Thomas.