News

Laos Pastikan Tak Ada Match Fixing Saat Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

128
×

Laos Pastikan Tak Ada Match Fixing Saat Hadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Sebarkan artikel ini
laos match fixing

Federasi sepak bola Laos menampik adanya pengaturan skor alias match fixing di Piala AFF 2020, termasuk saat menghadapi timnas Indonesia.

Seperti diketahui, saat ini masalah match fixing tengah yang menerpa sepak bola negara itu tengah hangat diperbincangkan.

Bahkan sebanyak 45 pemain tercatat ikut terlibat dalam pengaturan skor di pertandingan internasional.

Akibatnya, 45 pemain asal Laos itu dijatuhi sanksi berupa skors seumur hidup oleh FIFA. Hal ini juga telah dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Laos Football Federation (LFF) Kanya Keomany, seperti melansir Soha.vn.

“Seluruh 45 pemain ada di sepak bola pria, mereka akan diskors secara permanen oleh FIFA usai penyelidikan pengaturan skor,” kata Kanya Keomany.

“Sudah berlangsung bertahun-tahun.”

“Mereka terlibat dalam pengaturan skor pertandingan di tim nasional, baik internasional atau regional,” sambungnya.
Setelah kasus ini mencuat, timbullah pertanyaan apakah Laos juga terlibat match fixing di Piala AFF 2020?

Apalagi dalam beberapa pertandingan di Piala AFF 2020 Laos menerima kekalahan cukup telak. Sebagai informasi, timnas Laos kalah dari Vietnam (0-2), Kamboja (0-3), Malaysia (0-4) dan Indonesia (1-5) dalam penyisihan grup Piala AFF 2020.

Sorotan muncul pada pertandingan lawan timnas Indonesia dan Malaysia.

Akun Twitter Oriental Gambler pun meminta pihak Piala AFF 2020 untuk melakukan penyelidikan dalam laga timnas Laos vs Malaysia.

Selain itu, akun Twitter @rabonamike juga menduga adanya pengaturan skor dalam laga timnas Indonesia vs Laos di Piala AFF 2020.

Namun, federasi sepak bola Laos (LFF) langsung membantah hal tersebut. LFF merilis pernyataan yang membantah adanya match fixing dalam turnamen Piala AFF 2020.

LFF menjelaskan 45 pemain yang mendapat sanksi FIFA itu dihukum akibat masalah yang sebelumnya sudah terjadi.
“LFF ingin mengklarifikasi lebih lanjut bahwa seluruh kasus merupakan kejadian yang terjadi selama pertandingan pada tahun 2015,2016 dan 2017,”

“LFF sangat mengingatkan bahwa tiap individu termasuk pemain maupun official yang baru saja mengikuti Piala AFF maupun turnamen lainnya tak terlibat dalam pelanggaran yang disebutkan di atas,” tulis federasi sepak bola Laos.