Sementara untuk perwakilan di klub EPL, ada harapan meski masih panjang.
Harapan pernah muncul lewat Justin Hubner yang bermain untuk Wolverhampton Wanderers U-21. Justin Hubner punya kesempatan untuk tampil bersama Wolverhampton Wanderers senior dan jadi pemain Indonesia pertama yang bermain untuk klub EPL.
Sayangnya, Justin Hubner yang berposisi sebagai bek ini batal dinaturalisasi. Dan saat ini, Justin Hubner masih secara sah sebagai warga Belanda.
Tapi tak perlu risau, Indonesia masih punya kesempatan untuk mengirimkan wakilnya di EPL.
Ipswich Town, yang dulu pernah menjadi kekuatan di Inggris dan Eropa bersama Sir Bobby Robson, berhasil memastikan diri promosi ke EFL Championship musim depan.
Saat ini Ipswich Town memang bermain di kasta ketiga Liga Inggris, League One.
Ipswich Town sendiri adalah klub dimana bek muda yang sekarang menjadi andalan tim nasional Indonesia bernaung: Elkan Baggott.
Elkan Baggott sendiri masih punya kontrak bersama Ipswich town meski pada musim ini sudah dipinjamkan dua kali ke Gillingham FC dan Cheltenham Town demi mendapatkan jam terbang yang cukup.
Performa Elkan Baggott sendiri bersama Cheltenham Town yang juga berkiprah di League One cukup baik meski sempat diganggu oleh cedera.
Semoga musim depan Elkan Baggott bisa mendapatkan kesempatan, syukur syukur bisa tampil reguler bersama Ipswich Town dan membawa klubnya promosi ke EPL.
Memang nyatanya adalah angan-angan, namun tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Bisa saja malah musim depan Elkan Baggott malah duluan tampil di EPL dibanding Ipswich Town.
Seandainya gagal pun, suporter Indonesia masih punya cadangan: Jordi Amat. Ya, kapten klub papan atas Liga Super Malaysia ini pernah merumput di EPL bersama Swansea City pada musim 2013. Meski saat itu masih berpaspor Spanyol, tapi sekali Indonesia, tetap Indonesia bukan?