News

Head to Head Brunei Vs Indonesia: Akankah Memori Merlion Cup Terulang?

143
×

<em>Head to Head</em> Brunei Vs Indonesia: Akankah Memori Merlion Cup Terulang?

Sebarkan artikel ini
Head to Head Brunei vs Indonesia
Skuat tim nasional (Timnas) Indonesia tahun 1987. (Foto: Istimewa)

Timnas.co – Head to head Brunei vs Indonesia: Garuda selalu superior, berpotensi ulangi luka di Piala Merlion (Merlion Cup)1983.

Tim nasional (Timnas) Indonesia akan menjalani laga kedua Piala AFF 2022 melawan Brunei Darussalam. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (26/12/2022).

Skuat Garuda—julukan datang dengan hasil positif setelah menang melawan Kamboja di laga perdana grup A.

Sebaliknya, Brunei memulai ajang ini dengan hasil buruk: Dua laga sebelumnya mereka harus menerima kekalahan dari Thailand dan Filipina.

Meski begitu, pertandingan nanti tidak akan menjadi mudah bagi Indonesia. Sebab, Brunei Darussalam akan mengerahkan segalanya untuk bisa mendapatkan poin. Jika tidak, hampir pasti langkah mereka di Piala AFF 2022 ini akan terhenti di babak penyisihan ini.

Sekitar tiga dekade yang lalu, tahun 1983 dan 1990, Brunei pernah mengalahkan Indonesia di ajang Merlion Cup dan Pesta Sukan Merdeka.

Dua pertandingan itu keluar dengan hasil yang sama, yakni 1-0 untuk kemenangan Brunei.

Apa Itu Merlion Cup?

Piala Merlion adalah turnamen sepak bola undangan yang diadakan di Singapura setiap tahun dari 1982–1986, pada 1992, 2009, dan 2019. Pesertanya termasuk tim nasional penuh, tim Olimpiade, tim Invitational XI, dan tim klub.

Tahun 1982 merupakan prestasi terbaik Indonesia di ajang ini, mereka menempati peringkat tiga.

Lalu, salah satu yang terburuk terjadi tahun 1983, ketika tim non-unggulan Brunei Darussalam berhasil memulangkan mereka.

Selain itu, kemenangan kedua Brunei melawan Indonesia terjadi di tahun 1990. Waktu itu, Indonesia berhasil tunduk dari sang tuan rumah di ajang Pesta Sukan Merdeka.

Brunei Pesta Sukan Merdeka merupakan turnamen sepakbola yang diinisiasi oleh Brunei Darussalam.

Indonesia selalu menjadi undangan di ajang tersebut. Prestasi terbaik Indonesia justru perwakilan klub torehkan: PERSIB Bandung (Juara, 1986) dan PSIS Semarang (Runner-up, 1987)

Head to Head

Dalam sepuluh pertandingan terakhir, Indonesia menang 6 kali, imbang 2 kali, dan kalah 2 kali.