Namun, hanya ada satu pemain Persebaya yang tetap tampil tenang meski timnya dalam keadaan tertinggal.
Dan dia adalah Ze Valente.
Gelandang asal Portugal ini tampil konsisten pada setiap pekan meski belum mencatatkan gol ataupun assist.
Meski begitu, semua serangan Persebaya nyaris diawali dengan pergerakan bola dari pemain berusia 29 tahun ini.
Wiljan Pluim (PSM Makassar)
Keterbatasan PSM dalam jumlah penyerang membuat Bernardo Tavares tidak punya pilihan untuk memasang pemain asal Belanda ini di lini depan.
Kenyataannya, kapten PSM ini lebih banyak bergerak dari tengah lapangan dan bersiap menyebarkan bola ke tiap pemain PSM yang bergerak menyerang.
Kematangan pemain yang kini akan menginjak usia 35 tahun sangat diperlukan bagi rekan-rekannya.
PEMAIN DEPAN
Ramadhan Sananta (Persis Solo)
Sebuah dosa besar yang sulit untuk diampuni jika tidak menyertakan man of the match dalam laga pekan ketiga Persis Solo ketika berhasil menang dengan skor tipis 2-1 atas Borneo FC.
Sananta berhasil menjawab bagi mereka yang masih ragu akan kemampuannya.
Diantara daftar pencetak top skor yang dipenuhi oleh penyerang atau pemain asing, terselip nama Sananta dengan dua golnya sebagai harapan akan hadir kembali penyerang lokal yang haus gol.
Murilo Mendes (Barito Putera)
Penyerang anyar Laskar Antasari ini punya segudang pengalaman bermain di Serie C Italia.
Punya postur tubuh yang lebih mirip dengan kendaraan tempur, nyatanya gerakan pemain yang pernah memperkuat Timnas Brasil U-17 ini selentur ballerina.
Sulit merebut bola darinya, namun Murilo Mendes tidak kelihangan sentuhan saat harus bergerak menekuk bola ketika menghindari hadangan lawan.
Satu golnya ke gawang PSS Sleman berhasil memastikan Barito Putera untuk sementara bertengger di puncak klasemen.
Carlos Fortes (PSIS Semarang)
Salah besar jika ada yang menilai penyerang asal Portugal ini sudah habis setelah mengalami cedera parah pada musim 2022-2023 lalu.
Nyatanya, Carlos Fortes masih berusia 28 tahun. Usia yang matang bagi seorang penyerang tengah.
Dua golnya ke gawang Persebaya tidak hanya membawa Mahesa Jenar menang 2–0 atas Bajul Ijo. Namun juga membuat PSIS kini bertengger di peringkat ke-3 klasemen sementara dengan 6 poin.
