Analisis

Catatan PSSI dan Serangkaian (Seremonial) Penjajakan Kerjasama yang Tidak Memiliki Hasil Nyata

344
Kerjasama PSSI
instagram/pssi

saat itu diwakili oleh Ratu Tisha, Marsal Masita, dan Danurwindo. Dalam workshop tersebut, PSSI menjajaki potensi dengan DFB dalam bidang pendidikan dan pelatihan, serta pengembangan sepak bola dari akar rumput (grassroot).

Dan namanya juga masih penjajakan. Tidak usah berharap terlalu banyak akan kelanjutannya.

30 Agustus 2021, PSSI melakukan penandatanganan kerjasama dengan Asosiasi Sepak Bola Uni Emirat Arab (FA UEA). Dalam acara penandatangan tersebut, PSSI diwakili oleh, tebak, Yunus Nusi. 

Perjanjian tersebut meliputi kerjasama terkait kursus kepelatihan, pengembangan usia muda dan sepak bola wanita dengan jangka waktu 3 tahun. 

Kini sudah masuk pertengahan 2023 berarti perjanjian tersebut akan masuk tahun kedua. Tapi belum ada tanda-tanda yang menghasilkan. Apalagi sepak bola wanita masih begitu-begitu saja tanpa kompetisi.

Terakhir pada Oktober 2022, PSSI dengan diwakili oleh Indra Sjafri, staf pelatih Timnas Indonesia Kim Jong-jin, dan Hamdan Hamedan terbang ke Belanda untuk menjajaki kerjasama dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Beberapa hal dibahas seperti pelatihan, scouting, pengembangan pemain muda, dan lagi-lagi sepak bola wanita. 

PSSI juga berencana untuk mengadakan pemusatan latihan di Belanda dan mengadakan uji coba antara Timnas Indonesia U-20 dengan Belanda U-20. 

Dan namanya juga penjajakan. Satu pun tidak ada yang kelihatan hilal-nya.

Tidak hanya mengunjungi KNVB, PSSI juga mengunjungi Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam. 

Saat kunjungan tersebut, PSSI membahas tentang pengelolaan akademi, kurikulum sepak bola, dan kemungkinan pemain Indonesia bisa bermain di kedua klub tersebut. Terlaksana? Tentu tidak.

Jika ada yang signifikan dari kunjungan PSSI ke Belanda, hanyalah daftar nama-nama pemain keturunan yang diusulkan oleh Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi.

Itu baru empat contoh. Masih banyak lagi penjajakan atau kerjasama yang dilakukan PSSI dengan pihak lain tapi tidak terdengar lagi kelanjutannya.

Maka tidak heran, perjanjian kerjasama PSSI yang sekarang ini dianggap angin lalu saja.

Exit mobile version